Liverpool Juara Liga Inggris 2019 - 2020 - Prediksi Liga Inggris

Resmi: Liverpool Juara Liga Inggris

Prediksi Liga Inggris – Liverpool akhirnya mengangkat trofi juara Liga Premier musim 2019-20 usai kemenangan 5-3 melawan Chelsea di Anfield, Kamis (23/7/2020) dini hari WIB.

Liverpool sebenarnya sudah dipastikan menjadi juara sejak beberapa waktu lalu. Namun, penyerahan trofi dilakukan pada laga kandang terakhir musim ini.

Ini merupakan trofi juara pertama Liverpool di era Premier League, atau gelar liga yang pertama dalam 30 tahun terakhir.

Dengan hasil ini, Liverpool akan melaju ke kompetisi Liga Champions Eropa dengan status sebagai juara Liga Inggris. Liverpool akan didampingi oleh Manchester City. Sementara dua slot jatah Liga Champions untuk musim depan masih diperebutkan oleh Manchester United, Chelsea, dan Leicester City. Penentuan final peringkat 3, 4, dan 5 ini akan ditentukan pertandingan terakhir di Hari Minggu (26 Juli 2020) mendatang.

5 Pemain Terbaik di Pertandingan Manchester City vs Watford - Prediksi Liga Inggris

5 Pemain Terbaik di Pertandingan Manchester City vs Watford

Prediksi Liga Inggris Manchester City sukses menghajar Watford empat gol tanpa balas dalam laga pekan ke-37 Liga Inggris 2019-20. Duel ini dilangsungkan di Vicarage Road, Rabu (22/7/2020) pagi tadi Waktu Indonesia Barat.

Raheem Sterling menjadi kunci kemenangan Manchester City setelah melesakkan dua gol. Sementara itu, dua gol lain masing-masing dicetak oleh Phil Foden dan Aymeric Laporte.

Setelah sukses meraih tiga poin, Manchester City semakin mantap di posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris. Pasukan Josep Guardiola tersebut mengumpulkan 78 poin.

Watford kini berada di zona merah. The Hornets terbendung di peringkat 18 dengan koleksi 34 poin danterancam degradasi.

Siapa saja punggawa The Citizens terbaik di pertandingan Manchester City vs Watford ini? Berikut Prediksi Liga Inggris hadirkan 5 pemain terbaik berdasarkan penilaian rating yang dilakukan oleh Sportskeeda.

Kyle Walker – 8

Walker sempat mendapat ancaman dari Andreas Pereira. Dia menguras sebagian besar waktunya di wilayah pertahanan Watford seperti nyaris semua pemain Manchester City lainnya.

Namun. Walker dapat menutup wilayah pertahanannya. Ia memenangkan duel dengan pemain lawan setiap kali kesebelasan tuan rumah mengupayakan untuk mengerjakan serangan.


Pastikan Anda bermain dan memasang taruhan Anda bersama Agen SBOBET terpercaya Liga Judi.

Agen SBOBET Bonus 100% 1st Deposit - Liga Judi


Aymeric Laporte – 8,5

Aymeric Laporte tampil lumayan baik dalam mengawal berisan pertahanan Manchester City. Ia punya komunikasi yang bagus dengan Eric Garcia.

Laporte pun ikut mencatatkan nama di papan skor. Ia mencetak gol keempat City ke gawang Watford lewat sundulan pada menit ke-66.

Joao Cancelo – 8,5

Josep Guardiola memainkan Cancelo di posisi bek kiri. Ia dapat tampil dengan baik walau tidak bermain di posisi naturalnya.

Cancelo mengindikasikan kecepatan dan melepas sejumlah umpan silang. Pemain asal Portugal tersebut juga dapat mengatasi ancaman dari Ismaila Sarr.

Phil Foden – 9

Foden tampil tidak cukup bagus di posisi sayap kanan. Namun, performanya pulang menjadi lebih baik sesudah berganti posisi.

Foden menyerahkan bola untuk Raheem Sterling sebelum sang pemain dijatuhkan di kotak penalti. Pemain asal Inggris tersebut kemudian mencetak gol ketiga City pada menit ke-63.

Raheem Sterling – 9

Sterling membeli semuanya dua gol dalam pertandingan ini. Ia mencetak gol kesatu City lewat tendangan kaki kanan yang keras di kotak penalti.

Pergerakan Sterling susah dihentikan sampai-sampai pemain Watford mesti menjatuhkan sang pemain di kotak terlarang. Meski tidak berhasil  mengeksekusi penalti, Sterling tidak menyia-nyiakan bola rebound.

Siapa yang Unggul: Chelsea vs Norwich City Prediksi Liga Inggris

Siapa yang Unggul- Chelsea vs Norwich City

Prediksi Liga Inggris – Liga Inggris akan memasuki matchday 36. Pekan ini akan dibuka hari ini, Selasa (14/7/2020) atau Rabu (15/7/2020) dini hari waktu Indonesia. Salah satu pertandingan yang paling ditunggu ialah Chelsea vs Norwich City.

Pertandingan antara Chelsea vs Norwich City ini akan diselenggarakan di Stamford Bridge Stadium. Pertandingan ini sendiri tidak menentukan apa-apa bagi Norwich yang sudah terdegradasi dari Premier League.

Sementara Chelsea sendiri harus menang di pertandingan ini. Chelsea masih bersaing dengan Leicester City dan Manchester United memperebutkan tiket ke Liga Champions.

Chelsea diuntungkan secara statistik. Pada pertandingan ini Chelsea lebih diunggulkan melawan Norwich City. Dari 20 pertemuan di Stamford Bridge Stadium, The Blues meraih 10 kali kemenangan, enam kali imbang, dan empat kali kalah.

Lihat jadwal Premier League pekan ke-36 selengkapnya

Jadwal Liga Inggris Dini Hari Nanti
Rabu, 15 Juli 2020
Pukul: 02.15 WIB
Chelsea vs Norwich City
Stamford Bridge Stadium

Jadwal Liga Inggris Pekan ini
Kamis, 16 Juli 2020
* 00.00 WIB, Burnley vs Wolverhampton
* 00.00 WIB, Manchester City vs Bournemouth
* 00.00 WIB, Newcastle United vs Tottenham Hotspur
* 02.15 WIB, Arsenal vs Liverpool

Jumat, 17 Juli 2020
* 00.00 WIB, Everton vs Aston Villa
* 00.00 WIB, Leicester City vs Sheffield United
* 02.15 WIB, Crystal Palace vs Manchester United
* 02.15 WIB, Southampton vs Brighton

Sabtu, 18 Juli 2020
* 02.00 WIB, West Ham United vs Watford

Liverpool vs Burnley- Data dan Fakta

Liverpool vs Burnley: Data dan Fakta

Prediksi Liga Inggris – Sang juara Liga Inggris Liverpool bakal menjamu peringkat 10 Burnley di pekan ke-35 Liga Inggris 2019/20, Sabtu (11/7/2020) besok. Berikut sejumlah data statistik yang menjadi latar belakang pertandingan ini.

Pada pertemuan kesatu di Liga Inggris musim ini, tepatnya di pekan ke-4, Liverpool berhasil memetik angka penuh dan menang 3-0 di kandang Burnley dengan hiasan gol-gol dari Sadio Mane dan Roberto Firmino, serta tambahan gol bunuh diri Chris Wood.

Dalam laga di kandang sendiri melawan Burnley di Liga Inggris musim lalu, Liverpool menang 4-2. Sadio Mane dan Roberto Firmino masing-masing mencetak 2 gol. Burnley juga berhasil mencetak 2 gol balasan lewat Ashley Westwood dan Johan Gudmundsson.

Berdasarkan rekor pertemuan, Liverpool menang dalam 4 pertandingan terakhirnya melawan Burnley di Liga Inggris.

Statistik Liverpool

Liverpool di Liga Inggris musim ini: M30 S2 K2, gol 75-26.

Rekor kandang Liverpool di Liga Inggris musim ini: M17 S0 K0, gol 46-12.

Gol terbanyak guna Liverpool di Liga Inggris musim ini: Mohamed Salah (19).

Assist terbanyak guna Liverpool di Liga Inggris musim ini: Trent Alexander-Arnold (12).

Liverpool tidak jarang kali menang dalam 24 laga kandang terakhirnya di Liga Inggris.

Liverpool mencatatkan 7 clean sheet dalam 9 laga kandang terakhirnya di Liga Inggris.

Liverpool tidak jarang kali mencetak paling tidak 2 gol dalam 7 laga kandang terakhirnya di Liga Inggris.

Liverpool tidak jarang kali mencetak paling tidak 3 gol dalam 3 laga terakhirnya melawan Burnley di Liga Inggris.

Statistik Burnley – Prediksi Liga Inggris

Burnley di Liga Inggris musim ini: M14 S7 K13, gol 38-46.

Rekor tandang Burnley di Liga Inggris musim ini: M6 S4 K7, gol 16-26.

Gol terbanyak guna Burnley di Liga Inggris musim ini: Chris Wood (11).

Assist terbanyak guna Burnley di Liga Inggris musim ini: Ashley Westwood, Dwight McNeil (masing-masing 6).

Burnley memenangi 3 dari 4 laga terakhirnya di Liga Inggris (M3 S1 K0).

Burnley hanya kalah 1 kali dalam 12 laga terakhirnya di Liga Inggris (M7 S4 K1).

Burnley berhasil mencatat kemenangan dalam 2 laga tandang terakhirnya di Liga Inggris: 1-0 melawan Crystal Palace, 1-0 ketika melawan West Ham.

Liverpool vs Brighton- Mo Salah Cetak Rekor - Prediksi Liga Inggris

Liverpool vs Brighton: Mo Salah Cetak Rekor

Prediksi Liga Inggris – Laga melawan Brighton begitu berarti untuk Mohamed Salah. Bukan hanya karena timnya, Liverpool, meraih kemenangan, namun juga di pertandingan ini Salah mencatatkan rekor yang luar biasa.

Pada pertandingan yang dilangsungkan di The American Express Community Stadium, Kamis (9/7/2020) pagi-pagi sekali tadi, The Reds menang dengan skor 3-1 atas tim tuan rumah, Brighton. Bintang kemenangan pada laga ini ialah Mohamed Salah yang mencetak dua gol dan satu umpan untuk gol yang dicetak oleh Jordan Henderson.

Setelah pertandingan tersebut, terdapat rekor unik yang dicatatkan Mohamed Salah.

Berkat donasi dua gol dan satu assist ini, sampai dengan saat ini berarti Salah telah terlibat secara langsung dalam 100 gol Liverpool di Liga Inggris, yang terdiri dari 73 gol dan 27 assist.

Salah pun mengekor jejak tiga legenda Liverpool lainnya yang telah lebih dulu mencatatkan rekor tersebut, yaitu Steven Gerrard, Robbie Fowler, dan Michael Owen. Hal yang berbeda dengan ketiga pemain legenda tersebut adalah Salah menjangkau prestasi tersebut dan terlibat di dalam 100 gol Liga Inggris ini hanya dengan memerlukan 104 penampilan.

Rekor ini juga mendapatkan tidak sedikit reaksi dari netizen, baik dari fans Liverpool maupun dari penyuka sepak bola pada umumnya.

Prediksi Pertandingan Liverpool vs Brighton - Prediksi Liga Inggris

Prediksi Pertandingan Liverpool vs Brighton

Prediksi Liga Inggris – Liverpool akan menghadapi Brighton pada pekan ke-34 Liga Inggris 2019/2020, Kamis (9/7/2020) dini hari nanti WIB. Laga di Amex Stadium ini bukan lagi mencari angka untuk The Reds, namun mereka menjadi pertandingan awal setelah menjadi juara liga.

Setelah dipermalukan Manchester City, Liverpool bangkit dengan mengungguli Aston Villa 2-0 di Anfield. The Reds menang melewati gol-gol Sadio Mane dan Curtis Jones. Kemenangan tersebut memulihkan keyakinan diri mereka guna menatap laga berikutnya.

Sebelas dua belas dengan Liverpool, Brighton pun baru bangkit usai dihantam klub asal kota Manchester.

Setelah kalah 0-3 menjamu Manchester United, Brighton menang 1-0 di kandang Norwich City. Gol tunggal Leandro Trossard memberi Brighton ekstra tiga poin yang paling mereka butuhkan dalam perjuangan guna menghindari degradasi.

Lantas, siapa pemain yang akan menjadi kunci pada duel Brighton vs Liverpool? Berikut nama-nama pemain yang diprediksi menjadi penentu kesuksesan kedua tim di pertandingan nanti:

Neal Maupay adalah pencetak gol utama Brighton pada musim 2019/2020 ini. Pemain asal Prancis tampil lumayan tajam dengan daftar sembilan gol dari 32 laga di Premier League. Bukan angka yang buruk guna pemain yang baru kesatu di Premier League.

Neal Maupay punya daftar bagus ketika berjumpa tim-tim dengan posisi lebih baik dari Brighton di klasemen. Dia dua kali menjebol gawang Arsenal, baik di kandang maupun tandang.

Di samping itu, Neal Maupay pun pernah mencetak gol ke gawang Everton, Tottenham, dan Wolves yang dari sisi peringkat sedang di atas Brighton. Ada potensi untuk Neal Maupay untuk menjebol gawang Liverpool.

Sadio Mane mendapat tidak sedikit kritik saat Liverpool kalah dari Man City. Performanya di laga tersebut memang di bawah standar. Pemain asal Senegal tidak tampil lumayan tajam dan tidak sedikit membuang peluang.

Namun, Sadio Mane meyakinkan andai kualitasnya sama sekali tidak turun. Dia pun belum kehilangan motivasi walau Liverpool dijamin juara Premier League 2019/2020.

Pekan lalu, Sadio Mane mencetak satu gol ke gawang Aston Villa dan membawa Liverpool menang 2-0. Kini, Sadio Mane sudah mencetak 16 gol di Liga Inggris. Dia masih dapat menambah gol dan berlomba untuk gelar top skor Liga Inggris.

Curtis Jones barangkali tidak bakal menjadi opsi utama Jurgen Klopp di laga melawan Brighton. Namun, andai dibutuhkan, pemain 19 tahun dapat menjadi pilihan yang sempurna dari bangku cadangan.

Curtis Jones pekan kemudian tampil bagus di laga melawan Aston Villa. Dia mencetak satu gol, sekaligus gol kesatunya di Liga Inggris.

Dia baru saja mendapat kontrak baru. Curtis Jones dalam mental yang bagus untuk memperlihatkan bahwa dia pantas mendapat kontrak baru. Curtis Jones pun tentu hendak memikat Jurgen Klopp supaya musim depan tetap berada di kesebelasan utama.

Liverpool acap kali kendala saat berjumpa kesebelasan dengan serangan sayap cepat. Hal ini terjadi pada laga melawan Atletico Madrid dan Man City sejumlah waktu lalu. Mereka punya tidak sedikit pemain cepat.

Walau namanya tidak setenar Angel Correa atau Raheem Sterling, Liverpool patut waspada dengan Leandro Trossard. Winger Brighton tersebut punya kemampuan pribadi yang paling bagus dan lengkap.

Pada musim 2019/2020, Leandro Trossard sudah mencetak empat gol dan tiga assist guna Brighton di Premier League. Jika pertahanan Liverpool lengah, maka Leandro Trossard siap menghukum mereka dengan gol maupun assist.

Roberto Firmino ialah senjata utama Liverpool kala menjalani laga tandang. Pemain asal Brasil tersebut acap kali tampil gemilang di kandang lawan. Hal ini terbukti daftar gol yang ditorehkan Roberto Firmino pada musim ini.

Sejauh ini, Roberto Firmino sudah mencetak delapan gol di Liga Inggris musim 2019/2020. Percaya atau tidak, seluruh gol dicetak pemain 28 tahun itu di kandang lawan. Bukti bahwa Firmino paling tajam di laga tandang.

Roberto Firmino belum mencetak gol semenjak lockdown dibuka, barangkali ini waktunya mantan pemain Hoffenheim tersebut mencetak gol.

4 Pemain Muda dari Akademi yang Bisa Bersinar di Liga Inggris Musim Depan

4 Pemain Muda dari Akademi yang Bisa Bersinar di Liga Inggris Musim Depan

Prediksi Liga Inggris – Sebelum wabah virus Corona menyerang dunia sepak bola dengan keras, klub-klub Liga Inggris lumayan royal dalam melakukan pembelian pemain. Mereka siap untuk menghabiskan kantongnya demi menemukan pemain yang diinginkan.

Namun, transfer dengan nilai fantastis sepertinya akan jarang terjadi ketika bursa transfer musim panas dibuka nanti. Pandemi virus Corona yang terjadi di Inggris serta negara lain sudah menhancurkan kekuatan finansial nyaris semua klub.

Pada saat-saat seperti ini, kualitas kesebelasan akademi bakal jadi aspek yang berpengaruh sangat besar dan menentukan. Mereka mesti memproduksi nama-nama pemain yang siap untuk memenuhi skuat atau bahkan menolong tujuan klub guna meraih juara.

Beberapa jebolan akademi tersebut bakalan menghiasi Liga Inggris musim depan. Siapa saja mereka? Simak informasi selengkapnya seperti dikutip Prediksi Liga Inggris dari Sportskeeda berikut:

Curtis Jones (Liverpool)

Melihat skuatnya sekarang, dapat dibilang bahwa Liverpool tak memerlukan pemain anyar untuk melewati musim depan. Sayangnya dinamika pertandingan sepak bola tidak dapat diperhitungkan di atas kertas saja.

Tim-tim lain sudah tentu akan memperkuat skuatnya guna memangkas jarak, atau bahkan mengalahkan Liverpool. The Reds tentu memerlukan sosok baru guna menambah kualitas atau meregenerasi pemain yang telah waktunya uzur.

Liverpool adalah salah satu kesebelasan yang sektor finansialnya ikut terdampak oleh pandemi. Sehingga salah satu teknik untuk menguatkan timnya ialah dengan mempromosikan pemain muda yang berasal dari akademi. Untungnya, mereka sudah mengerjakan langkah tersebut sejak jauh-jauh hari.

Dalam sejumlah kesempatan, Jurgen Klopp sempat menurunkan pemain muda guna memperkuat skuatnya. Salah satu nama yang lumayan mencolok ialah Curtis Jones dengan rekor sembilan penampilan dan mencetak tiga gol.

Curtis Jones mempunyai semua aspek yang dibutukan guna menjadi pemain hebat di masa mendatang. Pria berusia 19 tahun tersebut pandai dalam menggiring bola, punya akurasi operan yang rapi serta handal dalam hal mencetak gol. Di atas tersebut semua, ia punya keyakinan diri yang tidak dipunyai oleh banyak sekali pemain muda lainnya.

Phil Foden (Manchester City) – Prediksi Liga Inggris

Kualitas buatan tim akademi Manchester City sudah terlihat dalam diri Jadon Sancho. Bersama Borussia Dortmund, lelaki berkebangsaan Inggris itu sukses mencuri panggung dunia sepak bola dengan torehan 20 gol dan 20 assist musim ini.

Penyesalan Manchester City ialah membiarkannya pergi pada tahun 2017 lalu. Namun, mereka dapat menahan sosok muda berpotensi lainnya supaya tidak mengikuti tahapan Sancho. Dia ialah Phil Foden.

Manchester City sudah tentu akan kehilangan David Silva yang kontraknya selesai tahun ini. Untungnya, Phil Foden telah mengindikasikan kualitasnya yang berkilauan di ketika yang tepat.

Tidak dapat dimungkiri, Foden adalahsalah satu penampil terbaik Manchester City semenjak Liga Inggris bergulir lagi. Ia tampil dalam empat pertandingan, mencetak tiga gol, dan sempat menjadi man of the match kala the Citizens menang atas Liverpool dengan skor 4-0.

Foden ialah pemain kreatif yang mempunyai semua aspek penting. Punya visi yang jelas untuk mengantarkan umpan, berpengalaman dalam mengerjakan penyelesaian akhir, serta dapat menemukan ruang guna diserang di distrik lawan.

Mason Greenwood (Manchester United)

Suatu ketika, Ole Gunnar Solskjaer pernah menciptakan klaim yang mengejutkan tidak sedikit pihak. Ia menuliskan bahwa striker terbaik di Manchester United bukan Anthony Martial ataupun Marcus Rashford, tetapi Mason Greenwood.

Sejak Liga Inggris dibuka kembali, Greenwood telah membukukan tiga gol dalam dua pertandingan. klaim Ole Gunnar Solskjaer benar-benar dapat dipenuhi oleh bomber berusia 17 tahun tersebut.

Sebelum ini, Manchester United sering dikaitkan dengan sosok penyerang laksana Jadon Sancho. Namun, Greenwood menciptakan kantong finansial the Red Devils dapat bernafas lega sebab tak perlu menerbitkan uang tidak sedikit demi Sancho musim depan.

Greenwood lebih tidak jarang beroperasi di sektor sayap dalam penyerangan Manchester United. Ia mempunyai kecepatan yang dapat mengoyak lini belakang lawan dan ketajamannya juga tak butuh diragukan lagi.

Ethan Ampadu (Chelsea)

Hukuman larangan transfer yang menimpa Chelsea ternyata terdapat berkahnya juga. Karena masalah tersebut, mereka jadi sadar bahwa sejumlah pemain mudanya mempunyai potensi untuk memenuhi skuat inti.

Mason Mount, Tammy Abraham, dan Reece James ialah sedikit dari jebolan akademi Chelsea yang bercahaya pada masa susah ini. Dan satu lagi sedang menjalani masa pinjaman di RB Leipzig, yaitu Nathan Ampadu.

Ampadu barangkali akan masuk dalam skuat Lampard musim depan mengingat keperluan amunisi baru di lini belakang. Apalagi sesudah dirinya tampil dengan gemilang masa-masa RB Leipzig bertemu Tottenhan di pentas Liga Champions.

Dibandingkan dengan bek lain laksana Antonio Rudiger dan Kurt Zouma, empiris Ampadu jelas tak terdapat apa-apanya. Namun bukan berarti dirinya tidak memiliki keterampilan untuk berbicara tidak sedikit musim depan.

Yang diperlukan sekarang ialah keberanian Lampard untuk menyerahkan kesempatan untuk Ampadu untuk meningkatkan pengalaman di pentas sepak bola profesional. Bisa jadi, ia mengikuti tahapan rekan akademinya yang menjadi sosok urgen di Chelsea sekarang.

Alasan Man United Merosot Mulai Dari Manajemen sampai Sir Alex - Prediksi Liga Inggris

Alasan Manchester United Merosot Mulai Dari Manajemen sampai Sir Alex

Prediksi Liga Inggris – Manchester United merupakan salah satu klub raksasa Eropa. Namun gelagatnya dalam sejumlah tahun terakhir tidak memperlihatkan bahwa mereka pantas berada di status tersebut.

Memang, the Red Devils pernah menikmati kejayaan yang spektakuler baik di Inggris maupun Eropa. Mulai dari Premier League sampai Liga Champions pernah mereka menangkan.

Namun semuanya berubah ketika pelatih legendaris, Sir Alex Ferguson, memutuskan untuk mundur dan pensiun pada tahun 2013 lalu. Pergantian pelatih, dari David Moyes sampai Ole Gunnar Solskjaer, tidak menunjukkan perkembangan berarti dan hanya membuahkan hasil 4 trofi saja.

Dan butuh disadari bahwa Manchester United belum pernah lagi menjuarai Liga Inggris semenjak Ferguson pensiun. Begitu pun Liga Champions pada tahun 2008 silam.

Lantas, apa sih yang mengakibatkan Manchester United dapat terpuruk? Sportskeeda mencakup empat dalil mengapa mereka tidak berhasil  menuai tidak sedikit prestasi yang membanggakan dalam sejumlah tahun terakhir.

Manajemen Manchester United tidak jarang kali menjadi sasaran kritik semenjak era kepelatihan Ferguson berakhir. Pemilik klub, yaitu Keluarga Glazer, dinamakan bertanggung jawab atas naiknya jumlah utang Manchester United.

Keluarga Glazer pun kerap dikritik sebab pelit dalam hal menerbitkan uang untuk melakukan pembelian pemain bintang. Di samping itu, absennya sosok direktur sepak bola menciptakan situasinya jadi lebih buruk.

Komunikasi antara pelatih dengan manajemen jadi buruk sebab hilangnya sosok ini. Dan sebab absennya direktur sepakbola, tim pun tidak dapat menyusun strategi yang tepat dalam melakukan melakukan pembelian barang pemain.

Baik Jose Mourinho dan Louis Van Gaal pernah mengeluhkan soal kurangnya sokongan manajemen dalam meluangkan pemain yang dibutuhkan. Masalah ini pun dominan pada performa pemain di lapangan.

Manchester United tidak berhasil  dalam mengerjakan pembelian sosok urgen seperti Alexis Sanchez, Radamel Falcao, dan Bastian Schweinsteiger. Semuanya diperburuk dengan kegagalan the Red Devils menjaga Angel Di Maria.

Pada masa ini juga, Manchester United terbilang buruk dalam mempromosikan pemain mudanya. Mereka hanya dipakai saat pelatih tidak mempunyai opsi yang tepat untuk memenuhi skuatnya.

Tren ini mengindikasikan sedikit evolusi dalam sejumlah tahun terakhir. Marcus Rashford, Scott McTominay, Mason Greenwood dan Brandon William ialah bukti keyakinan MU terhadap jebolan akademinya.

Menilik ke tahun 90′-an hingga Sir Alex Ferguson pensiun, Manchester United merekrut pemain dengan kurasi yang ketat terhadap masa depannya. Dan terbukti dengan sosok Wayne Rooney, Robin Van Persie, sampai Cristiano Ronaldo.

Magis Sir Alex dan Tingginya Ekspektasi Fans

Ferguson membina Manchester United menjadi di antara tim yang menakutkan di Eropa. Dan di antara titik kekuatan the Red Devils di era kepelatihannya ialah sektor serang.

Jika pertahanannya sedang bobrok, Ferguson merealisasikan aturan n+1 yang tersohor. Maksudnya, semua pemainnya mesti mencetak satu gol lebih tidak sedikit dari lawannya. Meski dengan pemain yang tak berbobot | berbobot | berkualitas sekalipun, the Red Devils tetap menjadi kesebelasan yang ditakutkan.

Saat Ferguson pergi, ekspektasi fans tetap tinggi. Ini menjadi desakan besar untuk para pemain serta pelatih the Red Devils. Publik telah siap mengkritik dengan keras andai Manchester United tidak berhasil  menuai hasil yang diinginkan.

Bahkan di mula musim ini, tagar #OleOut ramai disuarakan di sekian banyak  media sosial. Untungnya lelaki asal Norwegia tersebut sadar bakal tuntutan di Old Trafford, dan sukses mengembalikan situasi dalam sejumlah bulan terakhir.

Tidak dapat dimungkiri bahwa seorang penjaga gawang punya peran besar dalam kesuksesan tim. Sebab, sekitar mereka tidak kebobolan, maka kesebelasan takkan kalah.

Manchester United punya sosok yang dapat diandalkan untuk mengawal garis gawang, yaitu David De Gea. Namun dalam sejumlah tahun terakhir, performa lelaki asal Spanyol tersebut menunjukkan tren penurunan.

Ia mengerjakan sejumlah kekeliruan fatal yang tidak melulu membuat MU menelan hasil buruk, tetapi pun memudarnya keyakinan fans. Contohnya ketika the Red Devils bertemu Tottenham belum lama ini.

Satu urusan yang patut disyukuri Manchester United ialah mereka punya calon pengganti David De Gea. Sergio Romero masih dapat diandalkan kendati telah berumur dan Dean Henderson sedang bersinar bareng Sheffield United.

Namun, masih terlampau cepat guna melepas De Gea dalam masa-masa dekat ini. Sekarang ialah waktu yang tepat untuk menyaksikan pria berusia 29 tahun tersebut memberikan reaksi atas serangkaian kesalahannya. – Agen SBOBET Liga Judi

Liverpool Juara Liga Inggris 2019 - 2020 - Prediksi Liga Inggris

Liverpool Juara Liga Inggris Musim 2019 – 2020

Prediksi Liga Inggris – Liverpool dijamin mengunci gelar juara Premier League musim 2019-20 sesudah Manchester City menyerah 1-2 kala bertandang ke markas Chelsea, Jumat (26/6/2020) dini hari tadi Waktu Indonesia.

Dengan hasil ini, Manchester City yang sekarang mempunyai poin 63, atau terbelakang 23 poin dari Liverpool. tidak bisa lagi mengejar ketinggalannya meski ada tujuh pekan laga yang tersisa.

Bagi Liverpool, ini adalah gelar juara kesatu mereka di era Premier League. Terakhir kali klub Merseyside tersebut juara liga ialah pada 1990 silam.

Kekuatan spektakuler Liverpool telah terlihat semenjak musim lalu. Sayang, pasukan Jurgen Klopp masih kalah berlomba dengan Manchester City walau sudah meraih 97 poin.

Musim ini, Liverpool dapat dibilang paling digdaya. Bagaimana tidak, Jordan Henderson cs sempat tak terkalahkan hingga mula Maret kemarin saat dikandaskan Watford.

Bahkan sampai laga kontra Watford tersebut, Liverpool tercatat nyaris menyapu bersih kemenangan, dengan melulu satu laga selesai imbang.

Kini, Liverpool tengah berambisi guna meraih poin sebanyak barangkali di saldo musim ini untuk mewujudkan ambisi memecahkan rekor poin terbanyak di Liga Inggris.

Sejauh ini koleksi poin terbanyak di Premier League masih dipegang oleh Manchester City asuhan Pep Guardiola yang meraih 100 poin pada musim 2017-18 lalu.

Dengan 86 poin yang saat ini dipunyai Liverpool, maka guna memecahkan rekor itu The Reds memerlukan 15 poin lagi.

Apakah Liverpool Masih Butuh Striker Baru - Prediksi Liga Inggris

Apakah Liverpool Masih Butuh Striker Baru

Prediksi Liga Inggris – Liverpool barangkali telah melewatkan peluang membeli bintang muda dari RB Leipzig, Timo Werner. Namun, akan mengejutkan andai Jurgen Klopp tidak berjuang membeli striker baru untuk Liverpool untuk musim depan.

Hal ini dikatakan oleh analis Premier League, John Aldridge. Menurutnya, walau sekarang Liverpool ialah tim terkuat di Premier League, bukan berarti mereka bisa bersantai.

Sebaliknya, Aldridge yakin Klopp telah mengincar sejumlah pemain yang sesuai mengembangkan skuad sekarang. Klopp seharusnya tahu bahwa Liverpool masih belum boleh berpuas diri, terlebih sebab tim-tim lain di EPL pun terus berkembang.

Pertama-tama, Aldridge menjelaskan bahwa untuk memberikan perkembangan baru untuk skuad yang sudah paling kuat bukanlah perkara mudah. Klopp barangkali harus mengambil keputusan susah dengan mengorbankan sejumlah pemain.

“Tidak gampang mengembangkan skuad yang telah sebagus Liverpool seperti saat ini, namun lihat Chelsea, yang telah memperkuat kesebelasan dan akan lebih baik lagi musim depan,” tutur Aldridge seperti dikutip Prediksi Liga Inggris dari Liverpool Echo.

“Juga terdapat Manchester United, yang memiliki pemain bagus, seperti Bruno Fernandes dan pasti dapat mendatangkan sejumlah nama-nama lain lagi.”

Perkembangan tim-tim lain itulah yang memperlihatkan kualitas Premier League sebagai liga yang sangat kompetitif di dunia. Meski kini sudah paling kuat, The Reds mesti lebih powerful lagi guna tetap mengawal jarak dari tim-tim yang mengekor di belakangnya.

“Ketika kita unggul, Anda mesti mengupayakan meyakinkan posisi kita tetap satu tahapan lebih maju. Jadi, bila tersebut berarti Anda mesti menyebabkan pemain top guna mengembangkan skuad, Anda akan melakukannya,” sambung Aldridge.

“Bakal ada sejumlah pemain yang dilepas di musim panas nanti, dan walau ada asa pada pemain-pemain muda, saya hendak melihat Liverpool mendatangkan sejumlah nama.”

“Pada akhirnya semua ini tergantung apakah Jurgen Klopp pun menikmati hal serupa. Saya akan terkejut andai ini [pembelian pemain] tidak terjadi,” tutupnya.