Prediksi Pertandingan Manchester United vs Bournemouth, 4 Juli 2020

Prediksi Pertandingan Manchester United vs Bournemouth, 4 Juli 2020

Prediksi Liga Inggris – Manchester United mengincar kemenangan berturut-turut keempat mereka di seluruh kompetisi saat ditantang Bournemouth di lanjutan Premier League. Pertandingan Liga Inggris antara Manchester United vs Bournemouth ini akan dilangsungkan di Old Trafford, Sabtu (4/7/2020) malam WIB.

Setan Merah sedang ada dalam tren positif semenjak Premier League kembali dipertandingkan. Terakhir, mereka dapat melibas Brighton tiga gol tanpa balas. Kemenangan yang menciptakan mereka kini hanya berselisih dua poin dari Chelsea yang terdapat di posisi keempat klasemen sementara.

Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer pasti saja tak bakal menyianyiakan kesempatan untuk merangsek ke peringkat  empat besar itu. Artinya, kemenangan menjadi urusan yang mesti untuk diperoleh pada pertandingan. Bila dapat meraih tiga poin, The Red Devils bakal menggeser posisi Chelsea yang baru bakal bermain sesudah laga ini.

  

Tidak hanya itu, kemenangan dapat menjadi target sebab di pertemuan mereka sebelumnya, kedua kesebelasan musim ini, Bournemouth dapat mengalahkan Harry Maguire dkk. Pada laga di Vitality Stadium di bulan November tahun lalu, Bournemouth mengungguli Setan Merah berkat gol tunggal Joshua King.

Namun kemenangan Bournemouth ketika itu malah menjadi awal mula tren negatif pertandingan mereka, setelah mengalahkan MU, Bournemouth mengalami lima kekalahan berturut-turut. Dan semenjak itu, kesebelasan asuhan Eddie Howe tak dapat kembali ke performa puncaknya.

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer akan dapat menghadapi laga ini dengan skuad terbaiknya. Hanya Phil Jones dan Axel Tuanzebe yang absen sebab cedera. Sementara pelatih lawan, Eddie Howe tak seberuntung Solskjaer sebab akan tanpa penyerang utamanya Callum Wilson yang mesti absen sebab penangguhan.

Perkiraan Susunan Pemain – Prediksi Liga Inggris

Manchester United (4-2-3-1): David De Gea, Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire, Luke Shaw, Paul Pogba, Scott McTominay, Mason Greenwood, Bruno Fernandes, Marcus Rashford, Anthony Martial

Bournemouth (4-5-1): Aaron Ramsdale, Jack Stacey, Steve Cook, Nathan Ake, Adam Smith, David Brooks, Lewis Cook, Jefferson Lerma, Philip Billing, Joshua King, Dominic Solanke.

Head to Head Manchester United vs Bournemouth

Head-to-Head (Liga Inggris)

  • Pertemuan: 9
  • Manchester United menang: 6
  • Gol MU: 17
  • Imbang: 1
  • Bournemouth menang: 2
  • Gol Bournemouth: 8

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim

  • 02/11/19 Bournemouth 1 – 0 Manchester United
  • 30/12/18 Manchester United 4 – 1 Bournemouth
  • 03/11/18 Bournemouth 1 – 2 Manchester United
  • 19/04/18 Bournemouth 0 – 2 Manchester United
  • 14/12/17 Manchester United 1 – 0 Bournemouth

5 Laga Terakhir Manchester United

  • 30/06/20 Brighton 0 – 3 Manchester United
  • 27/06/20 Norwich City 1 – 1E Manchester United
  • 25/06/20 Manchester United 3 – 0 Sheffield United
  • 20/06/20 Tottenham Hotspur 1 – 1 Manchester United
  • 13/03/20 LASK 0 – 5 Manchester United

5 Laga Terakhir Bournemouth

  • 01/07/20 Bournemouth 1 – 4 Newcastle United
  • 25/06/20 Wolverhampton 1 – 0 Bournemouth
  • 21/06/20 Bournemouth 0 – 2 Crystal Palace
  • 07/03/20 Liverpool 2 – 1 Bournemouth
  • 29/02/20 Bournemouth 2 – 2 Chelsea

Prediksi Skor

Sudah terlalu banyak perubahan yang terjadi sejak kedua tim bertemu pada November tahun lalu, tepatnya ketika Manchester United kalah 0-1 dari Bournemouth. Sejak kedatangan Bruno Fernandes, Manchester United terlihat semakin berbahaya ketika menyerbu pertahanan lawan, tak lagi melakukan serangan balik yang pernah jadi andalan.

Bournemouth di sisi lain, justru tampil memburuk setelah kemenangan di November itu. Dan sejak itu juga performa tim asuhan Eddie Howe tak membaik, termasuk tiga kekalahan di tiga laga pertama sejak Premier League kembali digulirkan. Yakni kalah dari Crystal Palace, Wolverhampton, dan terbaru kalah telak dari Newcastle United.

Prediksi Liga Inggris: Manchester United 3-0 Bournemouth

Nah, berapa prediksi skor Manchested United vs Bournemouth menurut kalia Bolaneters? Tulis prediksi kalian di kolom komentar ya.

Alasan Man United Merosot Mulai Dari Manajemen sampai Sir Alex - Prediksi Liga Inggris

Alasan Manchester United Merosot Mulai Dari Manajemen sampai Sir Alex

Prediksi Liga Inggris – Manchester United merupakan salah satu klub raksasa Eropa. Namun gelagatnya dalam sejumlah tahun terakhir tidak memperlihatkan bahwa mereka pantas berada di status tersebut.

Memang, the Red Devils pernah menikmati kejayaan yang spektakuler baik di Inggris maupun Eropa. Mulai dari Premier League sampai Liga Champions pernah mereka menangkan.

Namun semuanya berubah ketika pelatih legendaris, Sir Alex Ferguson, memutuskan untuk mundur dan pensiun pada tahun 2013 lalu. Pergantian pelatih, dari David Moyes sampai Ole Gunnar Solskjaer, tidak menunjukkan perkembangan berarti dan hanya membuahkan hasil 4 trofi saja.

Dan butuh disadari bahwa Manchester United belum pernah lagi menjuarai Liga Inggris semenjak Ferguson pensiun. Begitu pun Liga Champions pada tahun 2008 silam.

Lantas, apa sih yang mengakibatkan Manchester United dapat terpuruk? Sportskeeda mencakup empat dalil mengapa mereka tidak berhasil  menuai tidak sedikit prestasi yang membanggakan dalam sejumlah tahun terakhir.

Manajemen Manchester United tidak jarang kali menjadi sasaran kritik semenjak era kepelatihan Ferguson berakhir. Pemilik klub, yaitu Keluarga Glazer, dinamakan bertanggung jawab atas naiknya jumlah utang Manchester United.

Keluarga Glazer pun kerap dikritik sebab pelit dalam hal menerbitkan uang untuk melakukan pembelian pemain bintang. Di samping itu, absennya sosok direktur sepak bola menciptakan situasinya jadi lebih buruk.

Komunikasi antara pelatih dengan manajemen jadi buruk sebab hilangnya sosok ini. Dan sebab absennya direktur sepakbola, tim pun tidak dapat menyusun strategi yang tepat dalam melakukan melakukan pembelian barang pemain.

Baik Jose Mourinho dan Louis Van Gaal pernah mengeluhkan soal kurangnya sokongan manajemen dalam meluangkan pemain yang dibutuhkan. Masalah ini pun dominan pada performa pemain di lapangan.

Manchester United tidak berhasil  dalam mengerjakan pembelian sosok urgen seperti Alexis Sanchez, Radamel Falcao, dan Bastian Schweinsteiger. Semuanya diperburuk dengan kegagalan the Red Devils menjaga Angel Di Maria.

Pada masa ini juga, Manchester United terbilang buruk dalam mempromosikan pemain mudanya. Mereka hanya dipakai saat pelatih tidak mempunyai opsi yang tepat untuk memenuhi skuatnya.

Tren ini mengindikasikan sedikit evolusi dalam sejumlah tahun terakhir. Marcus Rashford, Scott McTominay, Mason Greenwood dan Brandon William ialah bukti keyakinan MU terhadap jebolan akademinya.

Menilik ke tahun 90′-an hingga Sir Alex Ferguson pensiun, Manchester United merekrut pemain dengan kurasi yang ketat terhadap masa depannya. Dan terbukti dengan sosok Wayne Rooney, Robin Van Persie, sampai Cristiano Ronaldo.

Magis Sir Alex dan Tingginya Ekspektasi Fans

Ferguson membina Manchester United menjadi di antara tim yang menakutkan di Eropa. Dan di antara titik kekuatan the Red Devils di era kepelatihannya ialah sektor serang.

Jika pertahanannya sedang bobrok, Ferguson merealisasikan aturan n+1 yang tersohor. Maksudnya, semua pemainnya mesti mencetak satu gol lebih tidak sedikit dari lawannya. Meski dengan pemain yang tak berbobot | berbobot | berkualitas sekalipun, the Red Devils tetap menjadi kesebelasan yang ditakutkan.

Saat Ferguson pergi, ekspektasi fans tetap tinggi. Ini menjadi desakan besar untuk para pemain serta pelatih the Red Devils. Publik telah siap mengkritik dengan keras andai Manchester United tidak berhasil  menuai hasil yang diinginkan.

Bahkan di mula musim ini, tagar #OleOut ramai disuarakan di sekian banyak  media sosial. Untungnya lelaki asal Norwegia tersebut sadar bakal tuntutan di Old Trafford, dan sukses mengembalikan situasi dalam sejumlah bulan terakhir.

Tidak dapat dimungkiri bahwa seorang penjaga gawang punya peran besar dalam kesuksesan tim. Sebab, sekitar mereka tidak kebobolan, maka kesebelasan takkan kalah.

Manchester United punya sosok yang dapat diandalkan untuk mengawal garis gawang, yaitu David De Gea. Namun dalam sejumlah tahun terakhir, performa lelaki asal Spanyol tersebut menunjukkan tren penurunan.

Ia mengerjakan sejumlah kekeliruan fatal yang tidak melulu membuat MU menelan hasil buruk, tetapi pun memudarnya keyakinan fans. Contohnya ketika the Red Devils bertemu Tottenham belum lama ini.

Satu urusan yang patut disyukuri Manchester United ialah mereka punya calon pengganti David De Gea. Sergio Romero masih dapat diandalkan kendati telah berumur dan Dean Henderson sedang bersinar bareng Sheffield United.

Namun, masih terlampau cepat guna melepas De Gea dalam masa-masa dekat ini. Sekarang ialah waktu yang tepat untuk menyaksikan pria berusia 29 tahun tersebut memberikan reaksi atas serangkaian kesalahannya. – Agen SBOBET Liga Judi

Liverpool Juara Liga Inggris 2019 - 2020 - Prediksi Liga Inggris

Liverpool Juara Liga Inggris Musim 2019 – 2020

Prediksi Liga Inggris – Liverpool dijamin mengunci gelar juara Premier League musim 2019-20 sesudah Manchester City menyerah 1-2 kala bertandang ke markas Chelsea, Jumat (26/6/2020) dini hari tadi Waktu Indonesia.

Dengan hasil ini, Manchester City yang sekarang mempunyai poin 63, atau terbelakang 23 poin dari Liverpool. tidak bisa lagi mengejar ketinggalannya meski ada tujuh pekan laga yang tersisa.

Bagi Liverpool, ini adalah gelar juara kesatu mereka di era Premier League. Terakhir kali klub Merseyside tersebut juara liga ialah pada 1990 silam.

Kekuatan spektakuler Liverpool telah terlihat semenjak musim lalu. Sayang, pasukan Jurgen Klopp masih kalah berlomba dengan Manchester City walau sudah meraih 97 poin.

Musim ini, Liverpool dapat dibilang paling digdaya. Bagaimana tidak, Jordan Henderson cs sempat tak terkalahkan hingga mula Maret kemarin saat dikandaskan Watford.

Bahkan sampai laga kontra Watford tersebut, Liverpool tercatat nyaris menyapu bersih kemenangan, dengan melulu satu laga selesai imbang.

Kini, Liverpool tengah berambisi guna meraih poin sebanyak barangkali di saldo musim ini untuk mewujudkan ambisi memecahkan rekor poin terbanyak di Liga Inggris.

Sejauh ini koleksi poin terbanyak di Premier League masih dipegang oleh Manchester City asuhan Pep Guardiola yang meraih 100 poin pada musim 2017-18 lalu.

Dengan 86 poin yang saat ini dipunyai Liverpool, maka guna memecahkan rekor itu The Reds memerlukan 15 poin lagi.

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Akhir Pekan Ini

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Jumat dan Akhir Pekan Ini

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Akhir Pekan Ini

Prediksi Liga Inggris – Jumat 26 Juni 2020
00.00 WIB – Burnley vs Watford
00.00 WIB – Southampton vs Arsenal
02.15 WIB – Chelsea vs Manchester City

Prediksi Liga Inggris – Sabtu, 27 Juni 2020
18.30 WIB – Aston Villa vs Wolverhampton

Prediksi Liga Inggris – Minggu, 28 Juni 2020
22.30 WIB – Watford vs Southampton

Senin, 29 Juni 2020
02.00 WIB – Crystal Palace vs Burnley

Prediksi Liga Inggris

Apakah Liverpool Masih Butuh Striker Baru - Prediksi Liga Inggris

Apakah Liverpool Masih Butuh Striker Baru

Prediksi Liga Inggris – Liverpool barangkali telah melewatkan peluang membeli bintang muda dari RB Leipzig, Timo Werner. Namun, akan mengejutkan andai Jurgen Klopp tidak berjuang membeli striker baru untuk Liverpool untuk musim depan.

Hal ini dikatakan oleh analis Premier League, John Aldridge. Menurutnya, walau sekarang Liverpool ialah tim terkuat di Premier League, bukan berarti mereka bisa bersantai.

Sebaliknya, Aldridge yakin Klopp telah mengincar sejumlah pemain yang sesuai mengembangkan skuad sekarang. Klopp seharusnya tahu bahwa Liverpool masih belum boleh berpuas diri, terlebih sebab tim-tim lain di EPL pun terus berkembang.

Pertama-tama, Aldridge menjelaskan bahwa untuk memberikan perkembangan baru untuk skuad yang sudah paling kuat bukanlah perkara mudah. Klopp barangkali harus mengambil keputusan susah dengan mengorbankan sejumlah pemain.

“Tidak gampang mengembangkan skuad yang telah sebagus Liverpool seperti saat ini, namun lihat Chelsea, yang telah memperkuat kesebelasan dan akan lebih baik lagi musim depan,” tutur Aldridge seperti dikutip Prediksi Liga Inggris dari Liverpool Echo.

“Juga terdapat Manchester United, yang memiliki pemain bagus, seperti Bruno Fernandes dan pasti dapat mendatangkan sejumlah nama-nama lain lagi.”

Perkembangan tim-tim lain itulah yang memperlihatkan kualitas Premier League sebagai liga yang sangat kompetitif di dunia. Meski kini sudah paling kuat, The Reds mesti lebih powerful lagi guna tetap mengawal jarak dari tim-tim yang mengekor di belakangnya.

“Ketika kita unggul, Anda mesti mengupayakan meyakinkan posisi kita tetap satu tahapan lebih maju. Jadi, bila tersebut berarti Anda mesti menyebabkan pemain top guna mengembangkan skuad, Anda akan melakukannya,” sambung Aldridge.

“Bakal ada sejumlah pemain yang dilepas di musim panas nanti, dan walau ada asa pada pemain-pemain muda, saya hendak melihat Liverpool mendatangkan sejumlah nama.”

“Pada akhirnya semua ini tergantung apakah Jurgen Klopp pun menikmati hal serupa. Saya akan terkejut andai ini [pembelian pemain] tidak terjadi,” tutupnya.

Phil Foden Ujung Tombak Manchester City - Liga Judi

Phil Foden Ujung Tombak Manchester City

Prediksi Liga Inggris – Manchester City vs Burnley – Phil Foden sukses mencetak dua gol ketika Manchester City mengungguli Burnley. Manajer City Josep Guardiola menyatakan senang menyaksikan performa sang pemain.

Dua gol Foden sukses membantu City menumbangkan Burnley dengan skor telak 5-0. Laga pekan ke-30 Premier League ini tersaji di Etihad Stadium, Selasa (23/6/20) pagi-pagi sekali WIB.

Dua gol City lainnya dibeli semuanya oleh Riyad Mahrez. Sementara itu, satu gol sisanya disarangkan oleh sang kapten David Silva.

Dengan demikian, City sukses memangkas jarak dari Liverpool menjadi 20 poin. Sebelumnya, The Reds bermain imbang tanpa gol dengan Everton.

Melihat Foden dapat tampil paling baik, Guardiola pun menyatakan sangat senang. Dia terpukau dengan performa yang diperlihatkan sang pemain muda dalam pertandingan ini.

“Saya senang dengannya dan andai dia merasa itu ialah penampilan terbaiknya – sempurna,” kata Guardiola seperti dikutip prediksi Liga Inggris dari website resmi klub.

“Saya katakan berkali-kali, dia tidak pernah bermain buruk. Terutama guna perilaku dan sikapnya,

“Di lapangan, latihan, dia suka bermain sepak bola.

“Dia bermain masing-masing saat bareng kami semenjak dia dipromosikan menjadi skuad senior dan sudah memainkan level tinggi

“Kita tidak dapat melupakan dia baru berusia 20 tahun. Dia bakal menjadi pemain yang menilai guna klub ini.”

David Silva bakal meninggalkan klub pada akhir musim ini. Guardiola berjanji bahwa dia bakal diberi perpisahan guna sang legenda saat para penggemar diperbolehkan kembali ke stadion.

“Kami bakal – saat mungkin untuk orang lain guna kembali ke Stadion Etihad – untuk mengupayakan dan tidak mempunyai satu kursi kosong guna legenda yang spektakuler ini,” kata Guardiola.

“Untuknya, Joe Hart, Vincent Kompany, Yaya Toure, Pablo Zabaleta… semua pemain ini membawa klub ke level yang lebih tinggi. Mereka pantas mendapatkannya.

“Situasinya laksana apa adanya, namun David unik.”

Manchester City vs Arsenal 3 - 0 Liga Inggris - Liga Judi

Siapa Pemain Terbaik di Laga Manchester City vs Arsenal

Prediksi Liga InggrisManchester City vs Arsenal – Pertandingan hari pertama EPL Restart salah satunya mempertemukan Manchester City vs Arsenal. Pertandingan tunda pekan ke-28 ini menjadi pengawal Liga Inggris musim 2019-2020 sudah kembali sejak wabah corona melanda.

Sejak Maret, wabah virus corona membuat kompetisi sepak bola Liga Inggris tertunda. Baru kali ini, lebih dari dua bulan kemudian, kompetisi bergengsi ini mulai digelar kembali.

Laga Manchester City vs Arsenal di hari Kamis (18/6/2020) dilangsungkan dengan lumayan sengit. The Citizens keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0 berkat gol dari Raheem Sterling, Kevin De Bruyne, serta Phil Foden.

Dan, di bawah ini, ada sejumlah pemain yang layak diberi sematan terbaik dan terburuk. Dilansir Klasemen Liga Inggris dari Sportskeeda, inilah informasi selengkapnya.

Pemain Terbaik: Raheem Sterling

Sterling telah mengindikasikan bahwa dirinya adalah salah satu striker berkelas di Inggris. Torehan 12 gol dari 25 kali penampilan dalam ajang Premier League sudah menjadi bukti sahihnya.

Ia pun membuktikan bahwa pandemi virus Corona, yang membuatnya absen sekitar dua bulan, bukan masalah besar. Sterling menaruh namanya di papan skor dan menjadi pencetak gol kesatu di pertandingan kali ini.

Secara keseluruhan, Sterling mencungkil dua tembakan yang sukses menemui sasaran. Tidak melulu itu, ia pun mencatatkan lima operan kunci, 55 sentuhan terhadap bola dan menuntaskan 48 operan sekitar permainan berjalan.

Pemain Terburuk: Pierre-Emerick Aubameyang

Tidak dapat dimungkiri, ini ialah salah satu penampilan terjelek yang pernah dilaksanakan Aubameyang di Liga Inggris. Meskipun sebetulnya performa ini didasari oleh buruknya penampilan rekan-rekan setimnya.

Pada sejumlah kesempatan, Aubameyang terlihat dilalaikan oleh rekan-rekan setimnya walau sedang berada di distrik berbahaya. Mereka malah memilih guna melepas tembakan yang tergesa-gesa.

Buktinya dapat dilihat dari statisik permainan. Aubameyang diketahui melulu melakukan 24 kali sentuhan terhadap bola. Paling sedikit salah satu 22 pemain yang terlibat semenjak menit mula kecuali Xhaka dan Mari. Aubameyang pun gagal mencungkil tembakan tepat sasaran.

Pemain Terbaik Liga Inggris: Bernd Leno

Gawangnya mungkin kecurian sebanyak tiga kali, dan tersebut bukanlah torehan yang bagus guna seorang kiper. Namun, tanpa Bernd Leno, Arsenal barangkali bakalan kalah dengan margin skor yang jauh lebih besar.

Ia tampil dengan tenang di ketika lini pertahanan the Gunners sedang kacau balau, terutama ketika David Luiz dikartu merah. Tercatat lelaki berkebangsaan Jerman tersebut mengerjakan sembilan kali penyelamatan.

Leno pun memainkan perannya sebagai ball-playing keeper dengan paling baik. Ia mencatatkan 41 operan, yang melulu kalah dari Kieran Tierney, serta mengerjakan 58 sentuhan pada bola.

Pemain Terburuk: David Luiz

Ini dia, dalang utama dari kekalahan Arsenal. Pemain asal Brasil tersebut mengerjakan blunder yang menghasilkan gol kesatu Manchester City. Bukan hanya itu, ia juga melulu bertahan selama sejumlah menit di lapangan.

Luiz masuk pada menit ke-23 guna menggantikan Pablo Mari yang merasakan cedera. Lalu, ia diganjar kartu merah oleh wasit sebab melanggar Riyad Mahrez di kotak penalti ketika babak kedua baru berlangsung empat menit.

Perlu diketahui bahwa David Luiz sudah mengakibatkan penalti guna Arsenal sejumlah empat kali pada musim ini. Atau satu masing-masing 6.5 pertandingan guna the Gunners.

Gelandang Terbaik: Kevin De Bruyne

Gelandang berkebangsaan Belgia tersebut tampil berpengaruh di sektor tengah Manchester City. Ia memimpin permainan dengan sempurna bareng rekannya di lini tengah, Ilkay Gundogan.

Tanpa gol yang dicetak melewati titik putih pun, penampilan Kevin De Bruyne layak diberi tepuk tangan yang meriah. Umpannya untuk Raheem Sterling, yang gagal ditangkal David Luiz, menjadi mula dari gol kesatu the Citizens.

De Bruyne menciptakan lima tembakan, tiga intersep, dua operan kunci, dan tiga dribble. Nampaknya, ia mempunyai peluang besar guna memecahkan rekor assist yang masih dipegang Thierry Henry hingga sekarang.

Liga Inggris Dimulai 17 Juni Mendatang - Prediksi Liga Inggris

Liga Inggris Kembali Tanding 17 Juni Mendatang

Prediksi Liga Inggris – Liga Inggris – Premier League akan menjalani tahapan berikutnya dalam menyambut kembalinya kompetisi. Info terkininya, otoritas liga memperbolehkan klub-klub untuk melangsungkan pertandingan uji coba guna menambah kondisi jasmani para pemain, pasti dengan protokol ketat.

Yang kesatu, venue pertandingan jangan berjarak lebih dari 90 menit perjalanan. Lalu, pemain dari klub-klub Premier League mesti menuju tempat pertandingan dengan kendaraan pribadi masing-masing.

Karena wasit dan asisten wasit EPL belum menjalani tes COVID-19, maka yang bakal menjadi wasit pada pertandingan nanti ialah pelatih dari di antara tim yang bakal bertanding dalam laga persahabatan.

sambil menunggu sampai tanggal 17 Juni, atau saat laga ‘perdana’ Premier League, semestinya wasit yang akan memimpin pertandingan di kompetisi nanti telah mendapatkan kepastian.

Sampai saat ini belum terdapat satupun klub Premier League yang berencana melangsungkan laga persahabatan sebagai pembuka kompetisi. Sejauh ini, seluruh klub hanya melakukan latihan rutin biasa.

Di samping persyaratan di atas, masih ada sejumlah hal lagi yang harus ditaati oleh pihak-pihak yang terlibat. Jika laga persahabatan dilangsungkan di stadion,  maka pemain tidak diperkenankan memakai ruang ganti seperti pada umumnya ketika normal sebelum wabah.

Saat jeda pertandingan, semua pemain dan staf bakal tetap sedang di pinggir lapangan. Hal ini dilaksanakan guna menangkal penyebaran virus corona.

Terakhir, tidak terdapat ritual masuk lapangan dari lorong stadion. Semua pemain langsung stand by di lapangan.

Wacana Perayaan kemenangan Liverpool - Prediksi Liga Inggris - Liga Judi

Wacana Perayaan kemenangan Liverpool

Prediksi Liga Inggris – Liga Inggris – Setelah menanti sekitar 30 tahun, Liverpool darurat harus akhirnya bisa pulang trofi juara Premier League meskipun terasa hambar. Meski begitu mereka masih bisa diizinkan untuk merayakan gelar juara Liga Premier Inggris yang diraihnya.

Seperti yang diketahui, Premier League mesti ditunda semenjak bulan Maret lalu  sebagai dampak pandemi virus Corona yang melanda Inggris. Situasi ini jelas tidak menguntungkan untuk the Reds yang sedang berada di puncak klasemen.

Sebenarnya, skuat asuhan Jurgen Klopp itu sudah dapat mengunci trofi semenjak bulan Maret. Liverpool tinggal perlu dua kemenangan lagi guna meyakinkan gelar  juara berada di tangan. Namun sayang virus corona menyambangi Inggris.

Setelah dua bulan dihentikan, Premier League akhirnya diwacanakan bakal segera kembali. Penyelenggara sedang merangkai rencana supaya kompetisi dapat diselenggarakan mulai pertengahan bulan Juni nanti.

Kemudian masalahnya berikutnya muncul. Liverpool bisa jadi dapat menjadi juara di musim ini. Namun, mereka tidak dapat merayakan kemenangannya bersama-sama dengan fansnya di Anfield.

Pasalnya, klub diharuskan melangsungkan lanjutan kompetisi tanpa penonton. Regulasi ini diyakini dapat mencegah adanya kerumunan masyarakat yang berpotensi menciptakan penyebaran virus Corona.

Bahkan, ada kemungkinan bahwa seluruh tim dilarang bermain di markasnya sendiri. Aturan social distancing ini jelas akan menciptakan selebrasi gelar juara Liverpool jadi terasa hambar. Tapi paling tidak, mereka diizinkan melakukan seremoni pelantikan piala.

“Jika semuanya bisa mungkin dilaksanakan, ya. Kami hendak melaksanakan presentasi trofi untuk menyerahkan momen yang diperjuangkan pemain dan staf klub. Kami hendak melakukannya kecuali jika hal tersebut memang tidak memungkinkan karena faktor keselamatan,” tutur petinggi Premier League, Richard Masters seperti dikutip prediksi-ligainggris.co dari bola.net.

Kembalinya Premier League musim 2019/20 sebetulnya belum mendapat kepastian dan pemerintah Inggris juga belum menyerahkan lampu hijau ke pelaksana untuk mengawali kembali kompetisi.

Kebanyakan klub Premier League mempunyai sembilan laga yang tersisa guna musim 2019/20. Namun terdapat empat kesebelasan yang mempunyai 10 pertandingan sisa. Laga antara Arsenal vs Mancester City dan Aston Villa kontra Sheffield United belum dimainkan.

Premier League berencana untuk melangsungkan kedua laga itu. Dan bila, kemungkinan terburuk persaingan harus dihentikan, seluruh tim bakal mempunyai sisa pertandingan yang sama dan penghitungan poin juga bakalan jadi lebih mudah.

“Saya tidak yakin bakal berjalan lancar seperti itu, namun ada sejumlah pertandingan yang mesti dimainkan. Saya kira memprioritaskan pertandingan yang bakal dimainkan terlebih dahulu adalah ide yang baik,” pungkasnya.

Kontroversi Dimulainya Kembali Project Restart Liga Inggris - prediksi liga inggris

Kontroversi Dimulainya Kembali Liga Inggris – Project Restart

Prediksi Liga Inggris – Liga Inggris – Rencana 20 klub untuk meneruskan kompetisi Liga Inggris, dengan julukan Project Restart, musim 2019/2020 akan mendapat kendala besar. Sebab, sebanyak pemain menyatakan menolak untuk bertanding di tengah pandemi virus corona.

Bundesliga menciptakan gebrakan dengan melanjutkan musim 2019/2020 yang sempat terhenti sebab virus corona. Kompetisi Bundesliga akan mulai dilanjutkan akhir pekan nanti, tepatnya pada hari Sabtu (16/5/2020) malam WIB.

Keputusan Bundesliga untuk melanjutkan kompetisi membuat kompetisi dari negara dan liga lain mengadakan pertemuan untuk mempertimbangkan hal tersebut. Serie A dan La Liga mulai membicarakan wacana memulai kompetisi di Bulan Juni. Liga Inggris pun merangkai rencana serupa dalam wacana berjudul ‘Project Restart’.

20 klub Liga Inggris berkomitmen melanjutkan musim 2019/2020, yang dihentikan pada Maret 2020 lalu. Hanya saja, sekarang belum terdapat kabar tentu kapan lanjutan musim akan dimainkan. Masih ada polemik yang sengit antar klub.

Pada pertemuan teranyar 20 klub Liga Inggris, disepakati bahwa setiap klub diperbolehkan menggelar latihan mulai pekan depan. Bahkan, sejumlah klub sudah mengawali latihan. Arsenal menjadi klub nomor wahid yang melangsungkan latihan.

Penolakan Project Restart Liga Inggris dari Pemain

Namun keputusan itu kini dilawan sejumlah pemain, seperti dikutip prediksi-ligainggris.co dari TalkSport. Penolakan dari para pemain untuk bermain di tengah pandemi ini disebabkan kasus virus corona di Inggris belum menurun secara signifikan.

Penolakan dari para pemain ini beralasan tidak ingin bemain dengan risiko yang besar. Penolakan ini disampaikan oleh para pemain kepada klub masing-masing terhadap ‘Project Restart’ ini.

Ada dua pilihan yang bisa dilakukan di Liga Inggris jika rencana ‘Project Restart’ ini berjalan. Yang pertama adalah klub-klub akan bertanding dengan komposisi pemain yang tidak lengkap. Hanya pemain yang menyatakan bersedia bermain saja yang akan masuk ke dalam skuad. Pilihan kedua adalah membatalkan rencana melanjutkan kompetisi sampao situasi dianggap benar-benar membaik.

Dua pemain dari Manchester City, Sergio Aguero dan Raheem Sterling secara terang-terangan telah menampik rencana dilanjutkannya kompetisi Liga Inggris musim 2019/2020. Kevin De Bruyne pun diberitakan tidak akan mau bermain andai situasi pandemi belum membaik.

“Mayoritas pemain takut sebab mereka memiliki keluarga; mereka punya anak, bayi, orang tua,” ujar Sergio Aguero seperti dikutip prediksi-ligainggris.co dari El Chiringuito beberapa waktu yang lalu.

Manuel Lanzini dan Danny Rose pun menolak melanjutkan kompetisi Liga Inggris musim 2019/2020. Danny Rose bahkan menyinggung ‘Project Restart’ sebagai lelucon yang sangat konyol. “Tidak boleh bicara sepak bola hingga jumlahnya [pasien virus corona] turun drastis,” ungkap Danny Rose.